Perkuat Tata Kelola SDM, LAK dan LPSDM Gelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Data dan Kebijakan BKD
Published on: 15 Apr 2026

Kegiatan
Tangerang Selatan - Dalam rangka meningkatkan efektivitas tata
kelola sumber daya manusia serta akurasi data tenaga pendidik dan kependidikan,
Lembaga Administrasi Keuangan (LAK) bersama Lembaga Pengembangan Sumber Daya
Manusia (LPSDM) menyelenggarakan rapat koordinasi strategis.
Rapat ini berfokus pada
sinkronisasi kebijakan Beban Kerja Dosen (BKD), pemutakhiran basis data
terintegrasi, serta penyusunan standar Prosedur Operasional Standar (SOP)
pelaporan dosen dan tenaga kependidikan.
Salah satu keputusan utama
adalah penetapan kebijakan level BKD (level 1–9) yang telah difinalisasi. Dalam
kebijakan tersebut, dosen purnabakti serta dosen baru yang belum memiliki NUPTK
dikategorikan pada level 6, sementara dosen dengan status tidak aktif berada
pada level 7. Selain itu, disepakati alur verifikasi BKD yang terintegrasi
mulai dari Program Studi melalui sistem ASC, verifikasi oleh LPSDM,
sinkronisasi oleh LAK melalui Sistem Informasi Akademik (SIA), hingga
persetujuan oleh Wakil Rektor II.
Pada aspek pengelolaan data,
rapat menegaskan pentingnya pemutakhiran data dosen secara menyeluruh, meliputi
data identitas, foto, rekening bank, serta sinkronisasi data jabatan akademik
dengan sistem SISTER nasional. Kebijakan juga menetapkan bahwa pegawai yang
telah terdaftar pada BPJS tidak diwajibkan mengikuti asuransi tambahan dari
lembaga.
Selain itu, disusun standar SOP
pelaporan untuk memastikan kedisiplinan administrasi, termasuk pengaturan
pelaporan bagi dosen dengan kondisi khusus (extraordinary) seperti tugas
belajar, sakit berkepanjangan, cuti luar negeri, maupun aktivitas di luar institusi.
SOP juga mencakup pelaporan izin jangka pendek seperti sakit, melahirkan,
kepentingan keluarga, dan kegiatan keagamaan.
Melalui
koordinasi ini, diharapkan integrasi sistem dan kebijakan antara berbagai unit
kerja dapat berjalan lebih optimal, sehingga mendukung tata kelola administrasi
kepegawaian yang transparan, akurat, dan berkelanjutan di lingkungan kampus.




